News Detail Banner

BRI News Detail Portlet

Di Hadapan Ribuan Mahasiswa UNPAD Direktur Utama Bank BRI Berbagi Kiat Kepemimpinan

Jumat, 25 Oktober 2019
 
News Image

Bandung —  Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Suprajarto berbagi pengalaman dengan 1.200 mahasiswa Universitas Padjajaran (UNPAD) dalam kegiatan Kuliah Umum Direktur Utama BUMN yang digelar  oleh BUMN Center   of Excellence (BCE) UNPAD di Bandung, Rabu (20/2). Dalam acara yang turut dihadiri oleh Rektor UNPAD Tri Hanggono Achmad dan Dosen pengajar, dan civitas akademika lainnya, Suprajarto berbagi kiat  mengenai gaya kepemimpinan selama menakhodai BRI, strategi-strategi bisnis BRI, dan juga profil BRI secara komprehensif.

Dalam kuliahnya Suprajarto menekankan lima prinsip dalam memimpin BRI selama periode kepemimpinannya yang dimulai pada tahun 2017 lalu. Lima prinsip tersebut yakni Vision yaitu memiliki visi ke depan yang jelas termasuk terbuka dengan ide-ide baru; prinsip kedua Care atau peduli, menerima kritik dan masukan serta memberikan apresiasi terhadap pekerja; prinpis berikutnya Agile yakni cerdas melihat peluang, cepat beradaptasi dan bergerak lincah menghadapi perubahan yang begitu cepat; selanjutnya Coaching atau menjadi advisor sekaligus pembina dengan berdialog langsung dengan para pekerja; dan prinsip kelima yakni Brave atau berani mengambil keputusan dan siap dengan resiko-resiko yang timbul.

Suprajarto juga bercerita mengenai rahasia Bank BRI sukses mencatatkan laba terbesar perbankan selama 14 tahun berturut turut, tumbuh dari puncak ke puncak. Hal tersebut karena BRI fokus memberikan pembiayaan di sektor UMKM. Selain itu BRI terus berinovasi dengan melakukan digitalisasi bisnis proses.

“Investasi teknologi memang dibutuhkan biaya yang besar, tapi hal ini kami lakukan agar BRI terus tumbuh dan mencatatkan kinerja cemerlang di sektor perbankan utamanya di segmen UMKM” jelas Suprajarto.

Suprajarto mengatakan bahwa untuk menggenjot pembiayaan mikro sekaligus efisiensi, perseroan membuat aplikasi BRISPOT yang menjadi pegangan tenaga pemasar  mikro BRI atau Mantri BRI untuk menginput pengajuan pinjaman mikro secara real time. “Dalam 1-2 hari nasabah yang mengajukan pinjaman langsung bisa dicairkan pembiayaannya  setelah syarat-syarat dipenuhi dan dilakukan analisa”, ungkapnya.

Tak hanya kuliah umum, dalam acara tersebut turut dilakukan penandatanganan kerja sama Bank BRI dengan UNPAD mengenai penggunaan salah satu gedung di UNPAD sebagai kantor operasional BRI untuk memfasilitasi kebutuhan civitas akademik UNPAD dalam mendapatkan layanan dan fasilitas perbankan yang lebih optimal. Kerja sama ini menambah daftar kerja sama antara Bank BRI dengan UNPAD yang telah dilakukan terlebih dahulu yakni kerja sama pemberian layanan dan jasa keuangan perbankan baik simpanan maupun pinjaman dan penempatan ATM BRI.

Tri Hanggono menyambut baik kuliah umum juga kerja sama Bank BRI dengan UNPAD. Dia berharap dapat melanjutkan kerja sama lainnya dengan BRI. “Ada program profesor masuk desa, mungkin sangat baik jika bisa bekerja sama dengan BRI karena yang paling tau desa adalah BRI, yang tersebar kemana-mana. Termasuk nanti kemungkinan kerja sama dengan program studi digital UNPAD dengan BRI, melalui pemanfaatan satelit”, ungkap Tri.