Sekretariat Perusahaan Banner

Description sekretariat perusahaan

Sekretariat Perusahaan memiliki peranan khusus untuk membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan antara lain, Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada homepage BRI, Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu, Memastikan penyelenggaraan, pengumuman dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) diselenggarakan sesuai ketentuan, Penyelengaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Komisari. Selain itu, Sekretaris Perusahaan BRI mempunyai peranan penting sebagai penghubung antara Perusahaan dengan pihak eksternal seperti regulator pasar modal, pemegang saham, media serta pemangku kepentingan lainnya. Sekretaris Perusahaan juga berperan dalam membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan sesuai dengan peraturan di bidang Pasar Modal.

Profil Sekretaris Perusahaan

Profil Sekretaris Perusahaan

Bambang Tribaroto
Warga Negara Indonesia, saat ini berdomisili di Jakarta. Usia 56 tahun.

Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan BRI sejak 22 Januari 2018 berdasarkan Keputusan Direksi No. R. 13-DIR/KPS/01/2018 tanggal 5 Januari 2018 serta Surat Persetujuan Dewan Komisaris Nomor: R.07-KOM/01/2018 tanggal 15 Januari 2018 tentang Persetujuan Penggantian Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan BRI yang baru tersebut telah dilaporkan kepada OJK dan dipublikasikan melalui situs web BRI dan Bursa Efek Indonesia. Memperoleh gelar Magister Manajemen dari Universitas Gajahmada, Yogyakarta dan memulai karir BRI sejak tahun 1990. Dalam perjalanan karirnya, telah menjabat berbagai posisi antara lain Kepala Biro Direksi BRI, Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Operasional di berbagai wilayah.

Desc listing sekretariat perusahaan

Dasar Hukum

Pembentukan Sekretaris Perusahaan didasarkan pada ketentuan dan peraturan yang berlaku, di antaranya:

  • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
  • Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 sebagaimana telah diubah dengan PER-09/MBU/2012, Bagian Kesembilan mengenai Sekretaris Perusahaan.

Struktur Organisasi Divsi Sekretariat Perusahaan BRI

Sekretaris perusahaan BRI bertanggung jawab kepada Direktur Utama atas pelaksanaan tugasnya. Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan yang juga merangkap sebagai Sekretaris Perusahaan dibantu oleh Pejabat setingkat eselon 2 yang membawahi unit kerja Investor Relations. Hubungan Masyarakat dan CSR, serta Kesekretariatan dan Protokoler. Struktur organisasi Divisi Sekretariat Perusahaan BRI adalah sebagai berikut:

Uraian Pelaksanaan Tugas

Sekretaris Perusahaan bertanggungjawab mengikuti perkembangan pasar modal, terutama peraturan yang terkait, untuk memberi masukan kepada Komisaris dan Direksi mengenai kepatuhan terhadap peraturan pasar modal. Selain itu, Sekretaris perusahaan juga bertanggung jawab untuk menerapkan tata kelola yang baik di lingkungan:

  1. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS, Rapat Direksi.
  2. Pengelolaan risiko reputasi, melalui penyampaian keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk didalamnya penyusunan strategi komunikasi dan CSR, serta pengelolaan website korporat.
  3. Penyelenggaraan program orientasi bagi Komisaris dan Direksi perusahaan.
  4. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan peraturan di bidang pasar modal.
  5. Sebagai penghubung perusahaan dengan pemegang saham dan regulator di bidang pasar modal seperti Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia serta pemangku kepentingan lainnya.
  6. Sebagai spoke person perusahaan.