Ketentuan Umum Kode Etik Perusahaan

Content - Ketentuan Umum Kode etik

Kode Etik menjabarkan prinsip dasar perilaku pribadi dan profesional yang diharapkan dilakukan oleh setiap insan Bank dalam melaksanakan tugasnya dan praktek-praktek pengelolaan perusahaan yang baik. Ini merupakan standar perilaku yang wajar, patut dan dapat dipercaya untuk semua insan Bank dalam melaksanakan kegiatan usaha termasuk berinteraksi dengan pemangku kepentingan (stakeholders).

Tujuan Penerapan Kode Etik Bank:

  1. Menciptakan lingkungan kerja yang baik dan kondusif sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja bank.
  2. Membina hubungan baik dengan komunitas setempat dimana bank menjadi bagian di dalamnya sehingga dapat menunjang kesuksesan bank dalam jangka panjang.
  3. Menjaga reputasi bank.
  4. Memberikan pedoman etika bagi insan Bank dalam melaksanakan tugas, kewenangan, kewajiban dan tanggung jawabnya.
  5. Meningkatkan budaya sadar risiko dan budaya kepatuhan bagi semua insan Bank.

Penerapan Kode Etik Bank secara terus menerus dan berkesinambungan dalam bentuk sikap, perbuatan, komitmen dan ketentuan mendukung terciptanya budaya Perusahaan. Kode Etik Bank dijabarkan dalam 9 (sembilan) elemen yaitu sebagai berikut:

  1. Kepatuhan terhadap Hukum dan Kebijakan Bank.
    1. Semua insan Bank harus tunduk pada peraturan perundang-undangan dan peraturan yang ditetapkan dalam kebijakan bank.
    2. Semua insan Bank tidak diperkenankan untuk melakukan praktik pelanggaran atas hukum dan peraturan yang berlaku.
  2. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan.
    1. Etika terhadap Nasabah
    2. Etika terhadap Mitra Kerja
    3. Etika terhadap Pesaing (Competitor)
    4. Etika terhadap Regulator
    5. Etika terhadap Pemegang Saham
  3. Hubungan dengan Masyarakat dan Lingkungan Hidup

    Bank berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai masyarakat setempat (local wisdom) dan memberikan manfaat serta mendukung pelestarian lingkungan hidup dimana Bank menjalankan operasional nya.

  4. Hubungan Perusahaan dengan Insan Bank
    1. Etika Perusahaan terhadap Pekerja
    2. Prilaku Etis terhadap Sesama Pekerja
  5. Kerahasiaan Informasi Bank
    1. Perlidungan Informasi Nasabah
    2. Pengguna Informasi Internal Bank
  6. Integritas dan Akurasi Pelaporan Bank

    Bank berkomitmen untuk menghasilkan laporan Bank yang tepat, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada manajemen, pemegang saham, nasabah dan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.

  7. Benturan Kepentingan

    Bank berkomitmen untuk memiliki dan menerapkan kebijakan penanganan benturan kepentingan yang mengikat insan Bank dalam rangka mencegah adanya tindak pidana korupsi dan praktik kolusi serta nepotisme di lingkungan Bank.

Pernyataan Kepatuhan terhadap Kode Etik bahwa berlaku bagi Direktur Komisaris dan Seluruh Karyawan

Dengan berlakunya kebijakan Kode Etik BRI, maka

  1. Seluruh Insan BRI wajib mengetahui, memahami dan melaksanakan Kode Etik BRI.
  2. Seluruh insan Bank wajib secara tertulis untuk menyatakan kepatuhannya atas Kode Etik BRI. Surat Pernyataan Kepatuhan Kode Etik BRI yang ditandatangani merupakan syarat kelanjutan hubungan kerja dengan Bank.

Upaya Penegakan Kode Etik Perusahaan

Dalam upaya penegakan kode etik di perusahaan, Dewan Komisaris, Direksi dan Seluruh Pekerja BRI memiliki komitmen untuk menjalankan bisnis Bank dengan menerapkan etika dalam sistem perbankan. Wujud komitmen tersebut dilakukan dalam:

  1. Penerapan Kode Etik berlaku bagi seluruh insan BRI di seluruh jenjang organisasi. Penerapan Kode Etik secara terus menerus dan berkesinambungan dalam bentuk sikap, perbuatan dan komitmen dan ketentuan yang mendukung terciptanya budaya Perusahaan.
  2. Seluruh insan BRI diwajibkan secara tertulis untuk menyatakan kepatuhan terhadap Kode Etik BRI.
  3. Setiap Pelanggaran Kode Etik yang terjadi akan di berikan sanksi sesuai ketentuan perusahaan yang berlaku.
  4. Sosialisasi Kode Etik kepada Pekerja BRI.