Bank BRI Siap Menyambut Era Digitalisasi Perbankan

Tuesday, 03 October 2017

Jakarta – Tidak dapat dipungkiri bahwa era digitalisasi dan perkembangan teknologi telah mengubah gaya hidup masyarakat, tidak terkecuali cara masyarakat melakukan kegiatan perbankan. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK saatinitengah bersiap untuk menyongsong era baru di dunia perbankan. Memasuki era digital, Bank BRI sudah mempersiapkannya sejak beberapa tahun terakhir dan akan mengembangkan lebih banyak lagi terobosan agar pelayanan bagi nasabah BRI dan masyarakat menjadi lebih baik. 

Memasuki era teknologi digital, salah satu terobosan yang telah dilakukan Bank BRI adalah dengan meluncurkan satelit sendiri, yang diberi nama BRISat, untuk menunjang operasional layanan perbankan bank pada 2016.  Menjadikan Bank BRI satu-satunya Bank di duniayang memiliki dan mengoperasikan satelitsendiri. Sejak diluncurkan hingga saat ini, jaringanBRISat telah digunakandalamoperasional bank sehingga layanan perbankan Bank BRI kini dapat dinikmati olehseluruhlapisanmasyarakat, tidakterkecualibagi masyarakat yang berada di remote areasseperti halnya masyarakat pesisir dan kepulauan. Masyarakat kepulauan dan pesisir kini dapat menikmati fasilitas dan jasa layanan perbankan, melalui unit kerja BRI, Teras BRI Kapal yang telah terkoneksi langsung dengan jaringan BRISat. Masyarakat di wilayah pesisir, baik nelayan maupun petani, kini dapat menikmati layanan perbankan seperti halnya menabung, mengambil uang hingga fasilitas pinjaman kredit. 

Selain itu, Bank BRI juga memanfaatkan BRISat sebagai backbone jaringan untuk membentuk financial ecosystem yang menyatukan negeri.  Unit kerja Bank BRI yang tersebar di seluruh pelosok Nusantaramembutuhkan dukunganjaringan yang handal untuk melayani nasabah dengan prima. Bank BRI menjadikan BRISat sebagai enabler agar dapat lebih mengoptimalkan unit kerja BRI yang tersebar di penjuru Indonesia dengan jumlah 10.656 unit kerja. 

Masyarakat di daerah terpencil juga sudah dapat menikmati layanan perbankan tanpa kehadiran bank konvensional.  Kebutuhan akan layanan perbankan masyarakat tersebut dapat terlayani dengan kehadiran agen BRILink hingga ke wilayah terpencil.  Hingga Juni 2017, jumlah agen BRILink tercatat sebanyak 104.935 agen.  Para agen ini dapat menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) ataupun aplikasi BRILink Mobile untuk membantu masyarakat melakukan transaksi.  Aplikasi BRILink Mobile yang diluncurkan pada Februari 2017, merupakan aplikasi mobile yang digunakan oleh agen BRILink dengan menggunakan internet di mobile device seperti halnya smartphone ataupun tablet.  Kehadiran agen BRILink yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara, membantu masyarakat yang ingin melakukan setoran tabungan, penarikan secara tunai maupun transaksi pembayaran lainnya.  Di sejumlah lokasi yang sangat terpencil, sehingga terjadi blank spots, seperti halnya di Aceh, Papua dan NTT, kehadiran BRISat mampu memberikan jaringan yang handal sehingga agen BRILink dapat menyediakan layanan perbankan yang baik bagi masyarakat di daerah tersebut. 

Sejalan dengan konsep Nawacita yang dicanangkan oleh Pemerintahan Joko Widodo, Bank BRI juga turut berkontribusi pada pembangunan negeri dari pinggiran. Unit kerja Bank BRI yang tersebar hingga ujung perbatasan Indonesia dengan wilayah negara lain, juga turut menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia.  Saat ini, sebagian besar masyarakat di daerah perbatasan sudah menggunakan mata uang Rupiah, dan diharapkan ke depannya tidak ada lagi transaksi keuangan yang menggunakan mata uang negara asing. 

Bank BRI memanfaatkan ajang pameran Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 dan Indonesia Business and Development Expo (IBDExpo) 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) untuk menampilkan terobosan baru BRI memasuki era baru perbankan.  Terobosan Bank BRI adalah dengan menerapkan 6 pilar pengembangan digital banking, yakni New Way of Working, Fintech Partnership, Mobile First Strategy, Open API, ChatBot dan Innovation Ecosystem.  Pada pameran tersebut, booth Bank BRI dikunjungi oleh Presiden RI Joko Widodo, dan didampingi oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, sertaDirektur Utama Bank BRI Suprajarto.  Saat kunjungan, Suprajarto menjelaskan kesiapan Bank BRI mendukung program inklusi keuangan pemerintah dengan mengoptimalkan BRISat dan juga pemerataan ekonomi hingga wilayah terpencil.  “Bank BRI siap untuk memberikan pelayanan prima bagi seluruh nasabah Bank BRI dan juga masyarakat sama baiknya untuk masyarakat yang berada di kota besar hingga yang berada di pelosok,salahsatunyamelaluipemanfaatan digital banking,” ujar Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto. 

Selain itu, Bank BRI juga sedang mengekplorasi peluang kerjasama dengan sejumlah perusahaan financial technology (fintech) di Indonesia.  Bank BRI melihat perkembangan fintech tanah air bukan sebagai ancaman, namun sebagai kesempatan untuk mengembangkan bisnis bank. Baru-baru ini, Bank BRI juga telah bekerjasama dengan PT Payfazz Teknologi Nusantara (Payfazz) untuk meningkatkan layanan berbasis digital.  Payfazz akan menyediakan teknologi produk perbankan BRI yang akan diintegrasikan ke dalam dua jenis aplikasi yakni aplikasi agen dan aplikasi user.  Payfazz juga akan mendapatkan dukungan pengembangan sistem dan teknologi dari satelit BRI, BRISat.  Bank BRI juga telah bersinergi dengan perusahaan yang bergerak di jual beli online (e-commerce) yang nantinya dapat menampilkan produk nasabah binaan BRI.

Menyikapiperkembangan teknologi yang cepat dan terus berubah, Bank BRI akan terus melakukan pengembangan secara berkala (continuous improvement) terkait digital banking Bank BRI.  Bank BRI akanmembangun digital bankingyang berfokuspadakebutuhannasabah (customer centric) sehingga pengembangan digital banking Bank BRI akan disesuaikan dengan trend, kebutuhan dan juga keinginan para nasabah.   “Bank BRI siap menghadapi perkembangan teknologi digital di bidang perbankan, dan akan terus melakukan perubahan seiring dengan kemajuan teknologi digital agar keinginan dan kebutuhan para nasabah BRI dan juga masyarakat Indonesia pada umumnya dapat kami layani dengan baik, “pungkas Suprajarto

KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M

Kategori

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

COMPLIANCE

KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M

Kategori

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

PENGUMUMAN

KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M
No Article Selected
KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M