Percepat Pengentasan Kemiskinan Melalui Penyaluran Bansos Non Tunai

Monday, 04 September 2017

Penurunan angka kemiskinan merupakan salah satu indikator untuk mengukur peningkatan kesejahteraan rakyat.  Salah satu cara untuk menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antar individu dan antar daerah adalah melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) non tunai. Pada akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, sasaran tingkat kemiskinan adalah 7-8 persen.  Penduduk miskin pada Maret 2017 tercatat mencapai 10,64%, angka ini menurun apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada Maret 2016 sebesar 10,86%. 

Sebagai agent of development, Bank BRI berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.  Secara strategis, Bank BRI telah bekerja bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dalam penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai pengaman dan perlindungan sosial bagi masyarakat Indonesia yang kurang mampu. Pemerintah juga mengalihkan semua bantuan sosial dan subsidi dan dilakukan secara non tunai melalui sistem perbankan, seperti misalnya penyaluran bantuan Beras Sejahtera menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).  Hal ini dilakukan agar penyaluran bantuan menjadi lebih transparan, memudahkan pengontrolan bantuan dan juga agar memperluas inklusi keuangan di masyarakat. 

Penyaluran bansos non tunai juga mendukung Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang bertujuan agar bantuan yang disalurkan menjadi tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.  Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus meningkatkan kualitas dan cakupan program untuk masyarakat yang kurang mampu dan rentan. 

Kemensos RI menargetkan dapat memperluas penerima manfaat Program Keluarga Harapan dari semula 6 juta orang menjadi 10 juta orang pada tahun 2018. PKH merupakan bantuan sosial bersyarat bagi keluarga miskin.  Penerima manfaatnya adalah anak usia sekolah, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas dan lanjut usia diatas 70 tahun. 

PKH merupakan program prioritas nasional yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat (KPM) melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan nasional. 

Pada 2016, tercatat penerima PKH diperluas hingga mencapai target 5,98 juta KPM.  Pada tahun tersebut, penyaluran bantuan dilakukan secara tunai dan nontunai.  Namun pada tahun 2017, penyaluran PKH kepada 6 juta KPM seluruhnya dilakukan secara non tunai melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) yang diimplementasikan melalui kartu kombo KKS. KKS merupakan kartu debet yang dikeluarkan oleh HIMBARA yang berfungsi sebagai media penyaluran bantuan sosial dan subsidi.  Kartu ini juga dapat merekam data penerima dan berfungsi sebagai tabungan atau dompet elektronik (e-wallet).

Hingga pertengahan Agustus 2017, Bank BRI telah menyalurkan Bansos PKH dalam 2 tahap, dimana pada penyaluran PKH Tahap I 2017 BRI berhasil menyalurkan bantuan kepada lebih dari 2 juta KPM dengan nominal sebesar Rp.1 Triliun. Pada penyaluran Bansos PKH Tahap II 2017, BRI menyalurkan bantuan kepada sekitar 1,6 juta KPM dengan nilai sebesar Rp.839 Miliar.

Menurut proyeksi Kementerian Sosial, pada tahun 2018, pemerintah akan dapat memperluas jangkauan BPNT menjadi 10 juta KPM dengan alokasi sebesar Rp 13,2 Triliun. Setiap KPM akan menerima bantuan sebesar Rp.110.000 per bulan selama 1 tahun yang mencakup 98 kota dengan jumlah penerima sekitar 1,7 juta KPM.  Khusus untuk BPNT, BRI telah menyalurkan bantuan dalam dua tahap di tahun 2017 kepada lebih kurang 530.000 KPM dengan total bantuan yang disalurkan sebesar Rp.141 Miliar.

Ke depan, Bank BRI bersama dengan HIMBARA akan terus berkomitmen untuk menyukseskan program – program Kementrian Sosial khususnya dan pemerintah pada umumnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M

Kategori

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

COMPLIANCE

KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M

Kategori

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

PENGUMUMAN

KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M
No Article Selected
KURSBELIJUAL
USD13,515.0013,615.00
AUD10,315.7510,486.47
CHF13,675.5813,879.19
EUR15,953.3516,175.63
GBP18,090.4018,334.62

*Last update 14/12/2017 09.00 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 14/12/17
Last3,460.00
+/- %+10.00(0.29%)
High - Low3,430.00 - 3,460.00
Open3,430.00
Volume Avg8.85M/101.59M