No Article Selected
KURSBELIJUAL
USD13,250.0013,400.00
AUD10,068.0010,275.00
CHF13,269.0013,520.00
EUR14,216.0014,475.00
GBP16,496.0016,791.00

*Last update 24/03/2017 8.28 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 25/03/17
Last13,150
+/- %+0 (+0.00%)
High - Low13,175 - 13,075
Open - Close13,125 - 8,100
Volume9,877,800

Informasi Tambahan

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

COMPLIANCE

KURSBELIJUAL
USD13,250.0013,400.00
AUD10,068.0010,275.00
CHF13,269.0013,520.00
EUR14,216.0014,475.00
GBP16,496.0016,791.00

*Last update 24/03/2017 8.28 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 25/03/17
Last13,150
+/- %+0 (+0.00%)
High - Low13,175 - 13,075
Open - Close13,125 - 8,100
Volume9,877,800

Informasi Tambahan

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

PENGUMUMAN

KURSBELIJUAL
USD13,250.0013,400.00
AUD10,068.0010,275.00
CHF13,269.0013,520.00
EUR14,216.0014,475.00
GBP16,496.0016,791.00

*Last update 24/03/2017 8.28 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 25/03/17
Last13,150
+/- %+0 (+0.00%)
High - Low13,175 - 13,075
Open - Close13,125 - 8,100
Volume9,877,800

Perlambatan Ekonomi Q1 2015 dan Dampaknya pada Perekonomian

Monday, 27 April 2015

Jakarta - Secara umum perekonomian makro Indonesia mengalami kondisi cukup stabil di bulan April 2015 ditunjukkan dengan beberapa indikator makro seperti pergerakan rupiah yang relatif lebih stabil, capital inflow yang surplus, terkendalinya inflasi inti, risiko default utang yang semakin membaik, dan perbaikan kondisi neraca perdagangan. Namun, seiring dengan ketidakpastian The Fed, melemahnya harga komoditas dan melemahnya perekonomian negara tujuan ekspor, tekanan pada sisi domestik atau sektor rill mulai membesar. Demikian dijelaskan oleh Chief Economist BRI, Anggito Abimanyu dalam press conference – di Jakarta (24/04).

Proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun 2015 dalam kisaran menurun, antara 4,9-5,0%. Penurunan terjadi karena penurunan daya beli masyarakat dan investasi. Sementara pengeluaran pemerintah meningkat dan neraca perdagangan membaik. Kuartal II tahun 2015, perekonomian Indonesia sedikit meningkat karena ekspektasi konsumsi dari ekspansi APBN dan APBD. Namun, diperkirakan pertumbuhan ekonomi Q2 masih terhambat ketidakstabilan makro dan global.

Meskipun realisasi APBN-P 2015 secara umum lebih baik dari 2014, namun demikian terdapat risiko yang serius dari rendahnya pencapaian penerimaan perpajakan dan belanja K/L khususnya belanja modal di bawah 90%. APBN-P 2015 diproyeksikan akan meningkatkan defisit dan peningkatan kebutuhan pembiayaan dari Surat Berharga Negara (SBN). Dengan seluruh upaya optimalisasi pencapaian APBN-P 2015 diperkirakan akan terdapat kekurangan pembiayaan. Risiko ini menimbulkan ketidakpastian kebijakan fiskal dan pelaksanaan kebijakan pemerintah secara keseluruhan. Pemerintah disarankan untuk melakukan perubahan APBN-P 2015 terbatas ke DPR, khusus untuk penurunan target perpajakan dan rasionalisasi belanja K/L khususnya belanja modal.

Dalam perlambatan pertumbuhan perekonomian terhadap kondisi likuiditas cukup serius. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,2% di 2015, potensi peningkatan likuiditas perbankan menurun dari Rp 600 T menjadi Rp 485 T. Dengan penurunan tersebut maka potensi pengetatan likuiditas di tahun 2015 masih akan terjadi.

Angito Abimanyu menyimpulkan bahwa “Telah terjadi perlambatan aktivitas ekonomi yang nyata pada kuartal I 2015 yang menyebabkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menurun pada kisaran sedikit dibawah 5%, terendah dalam 5 tahun terakhir. Pemerintah disarankan untuk mengajukan perubahan APBN-P 2015 ke DPR secara terbatas dengan kebijakan perpajakan yang rasional mengingat kondisi perlambatan perekonomian, dan ekspansi belanja modal yang terukur. Perubahan APBN-P 2015 yang rasional akan mengurangi tekanan pada likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan aktivitas dunia usaha dan sektor riil".

KURSBELIJUAL
USD13,250.0013,400.00
AUD10,068.0010,275.00
CHF13,269.0013,520.00
EUR14,216.0014,475.00
GBP16,496.0016,791.00

*Last update 24/03/2017 8.28 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 25/03/17
Last13,150
+/- %+0 (+0.00%)
High - Low13,175 - 13,075
Open - Close13,125 - 8,100
Volume9,877,800