Bank BRI Catat Laba Bersih Rp. 18,12 Triliun di Triwulan Ketiga Tahun 2014

Thursday, 23 October 2014

 

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, hari ini (22/10) mempublikasikan kinerja keuangan triwulan III 2014. BRI membukukan perolehan laba bersih (angka bank saja) sebesar Rp. 18,12 triliun per triwulan III 2014 atau per 30 September 2014, meningkat sebesar 19% dibandingkan periode yang sama tahun 2013 sebesar Rp. 15,23 triliun. Pertumbuhan laba bersih ini menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp. 979,6, lebih besar dari angka di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp. 823,0.

Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan penyaluran kredit yang terjadi di seluruh segmen bisnis. Total kredit yang sudah disalurkan mencapai Rp. 464,19 triliun pada akhir September 2014 atau meningkat 12,32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 413,27 triliun. Dari semua segmen kredit, segmen mikro masih mendominasi dengan pertumbuhan sebesar 15,8% yoy menjadi Rp. 148,43 triliun atau meningkat sebesar Rp 20,2 triliun, dengan jumlah nasabah yang meningkat menjadi 7,1 juta nasabah dari 6,2 juta nasabah di triwulan III 2013.

Penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) BRI juga menunjukkan trend positif. Secara keseluruhan realisasi outstanding KUR yang disalurkan BRI mencapai Rp 32,03 triliun, atau meningkat 21,94% yoy, dengan jumlah nasabah yang meningkat menjadi 3,0 juta nasabah dari 2,5 juta nasabah di triwulan III 2013. Upaya BRI dalam membina nasabah KUR juga membuahkan hasil menggembirakan. Per akhir September 2014 ini, tercatat sebanyak 966 ribu nasabah KUR hasil binaan BRI dengan plafond sebesar Rp. 17,77 triliun berhasil hijrah ke kredit komersil.

Pertumbuhan kredit tersebut diimbangi dengan posisi neraca yang likuid. Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) tercatat sebesar 85,29% pada September 2014, sedangkan kualitas aset produktif tetap terjaga dengan baik, yang terlihat pada rasio kredit bermasalah (NPL) netto sebesar 0,46%. Adapun NPL gross BRI tercatat sebesar 1,89% atau lebih baik apabila dibandingkan dengan NPL gross rata – rata industry perbankan nasional yang tercatat sebesar 2,31% pada Agustus 2014. Selain itu, Bank BRI juga berhasil menjaga posisi permodalan yang kokoh dengan rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 18,57% pada September 2014 dibandingkan 17,14% pada September 2013.

Dari sisi pendanaan, BRI juga berhasil menumbuhkan Dana Pihak Ketiganya. Per Akhir September 2014 total Dana Pihak Ketiga BRI mencapai Rp 544,27 Triliun atau tumbuh 19,7% year on year. Dengan  rekening tabungan mencapai 46,52 juta atau meningkat 10 juta dari triwulan III tahun 2013 yang sebesar 36,96 juta nasabah. Pertumbuhan tabungan BRI juga secara konsisten selalu di atas rata – rata industry, dengan presentase sebesar 13,5% atau lebih tinggi jika dibandingkan rata – rata pertumbuhan tabungan industry perbankan nasional yang sebesar 8,6% per Agustus 2014.

Selain pertumbuhan kredit, BRI juga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi terkini untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya, transaksi e channel dan e banking memberikan andil bagi kinclong - nya kinerja bisnis BRI melalui pertumbuhan fee based income. Fee Based Income BRI meningkat 23,8% secara yoy, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada transaksi e-banking yang tumbuh sebesar 51,3% secara year on year.

Kinerja e-banking BRI yang terus meningkat dapat dilihat dari peningkatan jumlah pengguna, jumlah transaksi dan volume transaksi pada ATM, Mobile Banking dan Internet Banking BRI.

Dari segi pengguna, pemegang kartu ATM BRI mengalami kenaikan sebesar 59,8% yoy dari 18,5 juta menjadi 29,6 juta di Triwulan III/2014. Sedangkan jumlah pengguna Mobile Banking BRI yang pada Triwulan III/2013 tercatat sebanyak 5,1 juta, meningkat 58,7% menjadi 8,1 juta pada Triwulan III/2014. Dan untuk jumlah pengguna Internet Banking BRI naik 128,8% yoy, dari 820 ribu menjadi 1,9 juta.

Dari sisi jumlah transaksi, di ATM BRI mengalami kenaikan 30,5%, dari 823,2 juta pada Triwulan III/2013 lalu menjadi 1,074 miliar di Triwulan III/2014. Sedangkan pada Mobile Banking BRI jumlah transaksi pada Triwulan III/2013 lalu sebanyak 57,7 juta, meningkat hingga 67% menjadi 96,4 juta pada Triwulan III/2014. Dan untuk jumlah transaksi Internet Banking BRI naik 143% yoy, dari 16,1 juta menjadi 39,2 juta.

Dan dari volume transaksi, di ATM BRI naik 55,3%, dari Rp 446,2 Triliun pada Triwulan III/2013 lalu menjadi Rp 693,0 Triliun di Triwulan III/2014. Sedangkan volume transaksi Mobile Banking BRI pada Triwulan III/2013 lalu tercatat Rp 14,5 Triliun, meningkat hingga 195,1% menjadi Rp 42,8 Triliun pada Triwulan III/2014. Dan untuk volume transaksi Internet Banking BRI naik 219,8% yoy, yakni dari Rp 16,8 Triliun menjadi Rp 53,7 Triliun.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dalam bertransaksi, Bank BRI terus mengembangkan jaringan unit kerja baik konvensional maupun e – channel. Dalam kurun waktu September 2013 sampai dengan September 2014, BRI telah menambah sedikitnya 665 unit kerja konvensional, baik itu dalam bentuk Kantor Wilayah, Kantor Cabang, hingga Teras BRI keliling. Per September 2014 ini, BRI memiliki 10.234 jaringan kerja konvensional, yang terdiri dari 8.204 jaringan mikro, termasuk Teras BRI dan Teras BRI Keliling, 972 Kantor Kas, 581 KCP, 457 Kantor Cabang, serta 19 Kantor Wilayah yang kesemuanya terhubung real time online. Sementara itu, peningkatan jumlah jaringan e channel didominasi oleh pertambahan Electronic Data Capture (EDC), yang bertambah sebesar 32.144 menjadi 96.608 unit, serta Automatic Teller Machine (ATM), yang bertambah sebesar 3.910 menjadi 19.512 unit.

Untuk menggenjot pertumbuhan laba BRI, selain menjadi Market Leader di bisnis mikro, Strategi BRI adalah mengoptimalkan kinerja e channel dan e banking serta meningkatkan cross selling dan integrated marketing. Dengan Infrastruktur teknologi informasi yang handal serta didukung dengan jumlah nasabah yang besar, maka tidak dapat dipungkiri bahwa BRI merupakan bank yang terdepan dalam peningkatan finansial inclusion dalam perekonomian Indonesia, sekaligus sebagai Bank yang sangat siap untuk menangkap peluang dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin terdesentralisasi.

Informasi mengenai BANK BRI dapat di akses melalui situs www.bri.co.id

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

Budi Satria

Corporate Secretary

Telp.    : 021-575-1966

Fax.     : 021-570-0916

email   : budi_satria@bri.co.id

KURSBELIJUAL
USD13,270.0013,370.00
AUD10,455.8510,624.66
CHF13,652.9113,859.67
EUR15,805.5616,025.51
GBP17,967.4518,211.28

*Last update 9/22/2017 08.08 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 26/09/17
Last14,500
+/- %+400 (+2.84%)
High - Low15,300 - 13,800
Open - Close13,850 - 8,100
Volume36,210,800

Informasi Tambahan

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

COMPLIANCE

KURSBELIJUAL
USD13,270.0013,370.00
AUD10,455.8510,624.66
CHF13,652.9113,859.67
EUR15,805.5616,025.51
GBP17,967.4518,211.28

*Last update 9/22/2017 08.08 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 26/09/17
Last14,500
+/- %+400 (+2.84%)
High - Low15,300 - 13,800
Open - Close13,850 - 8,100
Volume36,210,800

Informasi Tambahan

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan anda hubungi BRI Call di 14017 atau 6221-57987400.

PENGUMUMAN

KURSBELIJUAL
USD13,270.0013,370.00
AUD10,455.8510,624.66
CHF13,652.9113,859.67
EUR15,805.5616,025.51
GBP17,967.4518,211.28

*Last update 9/22/2017 08.08 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 26/09/17
Last14,500
+/- %+400 (+2.84%)
High - Low15,300 - 13,800
Open - Close13,850 - 8,100
Volume36,210,800
No Article Selected
KURSBELIJUAL
USD13,270.0013,370.00
AUD10,455.8510,624.66
CHF13,652.9113,859.67
EUR15,805.5616,025.51
GBP17,967.4518,211.28

*Last update 9/22/2017 08.08 WIB - Untuk transaksi kurang dari eq. USD 2.500

Saham BRI 26/09/17
Last14,500
+/- %+400 (+2.84%)
High - Low15,300 - 13,800
Open - Close13,850 - 8,100
Volume36,210,800